Mencapai Target Nikah di Tahun 2013
Mencapai Target Nikah di Tahun 2013
Resolusi tahun baru 2013 harus membawa perubahan nyata dalam keseharian termasuk pada cita-cita atau impian kita. Perubahan kearah positif harus dimulai dari diri sendiri, baik yang berhubungan dengan cita-cita atau impian dimasa depan termasuk impian seorang untuk mengakhiri masa lajang.
Mengakhiri masa lajang pasti amat dinantikan, terutama bagi mereka yang memasuki usia matang dan belum menikah. Jodoh adalah sesuatu yang mesti diperjuangkan, sama halnya ketika kita ingin menggapai cita-cita baik dalam pendidikan maupun jenjang karir. Meskipun sebagian orang masih salah mempersepsikan tentang arti kehadiran jodoh dalam hidupnya.
Sebagian kita masih menganggap jodoh itu sesuatu yang nantinya akan hadir dengan sndirinya, tanpa upaya. Padahal tidaklah demikian, jodoh mesti diupayakan. Bagaimana carannya mengupayakan agar jodoh cepat datang, terutama bagi mereka yang sudah matang. Apalagi bagi mereka yang punya target menikah di tahun 2013, tentu harus lebih giat mengupayakan. Bagaimana caranya agar jodoh cepat hadir?
Pertama, kita bisa mulai dengan berdoa meminta secara sungguh-sungguh pada Tuhan, sebab hanya Tuhan yang punya kewenangan menentukan siapa jodoh kita nantinya. Jadi, bagi kamu yang kebetulan ibadahnya masih suka luput, sedikit demi sedikit perbaiki hubungan kedekatan dengan Tuhan. Berbanyak ibadah, amal dan doa.
Kedua, selain berdoa, sebagai manusia kita dianjurkan untuk berupaya. Anda bisa mulai dengan meminta seseorang teman atau kerabat untuk dikenalkan dengan seseorang, atau cara terbaru anda bisa ikutan kontak jodoh.
Ketiga, bila sudah dirasa menemukan seseorang yang tepat, segera lakukan khitbah atau melamar dan menikah. Jangan sampai anda memilih berlama-lama pada jalan kemaksiatan seperti pacaran yang tentu jauh dari berkah yang diharapkan.
AnNur ayat 26
”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).”




